Dinamika Hubungan Keluarga pada Rumah Tangga Perantau pada Masyarakat Lebah Sempaga Kecamatan Narmada

Authors

  • Galih Hanif Hartawan Universitas Islam Negeri Mataram

DOI:

https://doi.org/10.66919/sakaai.v3i01.85

Keywords:

Dinamika Keluarga, Perantauan, Fungsi Ekonomi, Fungsi Afeksi, Komunikasi Jarak Jauh

Abstract

Artikel ini mengkaji dinamika hubungan keluarga pada rumah tangga perantau di Dusun Lebah Munte, Desa Lebah Sempaga, Kecamatan Narmada. Fenomena merantau menjadi strategi adaptasi sosial-ekonomi yang umum dilakukan masyarakat setempat, namun menimbulkan pergeseran pemenuhan fungsi keluarga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap satu orang informan yang mulai merantau sejak Februari 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dorongan utama merantau adalah meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga, yang nyatanya berhasil memperbaiki kondisi ekonomi rumah tangga. Meskipun terpisah jarak, komunikasi harian melalui media digital menjaga ikatan batin, namun tetap menghadirkan tantangan berupa beban emosional, rasa rindu, kerentanan saat sakit, serta risiko persepsi terabaikan oleh keluarga yang ditinggalkan. Kajian ini menegaskan adanya dilema mendasar antara fungsi ekonomi dan fungsi afeksi keluarga dalam konteks mobilitas penduduk. Artikel ini ditulis dengan pendekatan sosiologi keluarga, merujuk pada teori fungsi struktural dan hubungan keluarga jarak jauh.

References

Bungin, B. (2021). Sosiologi keluarga: Dinamika dan konstruksi sosial keluarga kontemporer. Jakarta: Prenada Media Group.

Rahmat, M. (2020). Teori-teori sosiologi modern: Perspektif dan aplikasi. Bandung: Pustaka Setia.

Soekanto, S. (2018). Sosiologi suatu pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suparlan, P. (2020). Keluarga Indonesia: Antara tradisi dan transformasi. Jakarta: LIPI Press.

Adelia, R., & Hermawan, A. (2022). Dampak mobilitas penduduk terhadap struktur dan hubungan keluarga. Jurnal Sosiologi Masyarakat, 18(1), 45–58.

Amalia, S., & Putra, D. (2023). Peran teknologi komunikasi dalam mempertahankan ikatan keluarga jarak jauh. Jurnal Kajian Keluarga dan Pendidikan, 9(2), 112–125.

Azhari, M., & Sari, I. (2021). Dilema fungsi ekonomi dan fungsi afeksi pada keluarga perantau. Jurnal Sosiologi dan Pembangunan, 14(1), 33–47.

Darmawan, Y., & Wijaya, T. (2024). Strategi adaptasi sosial-ekonomi rumah tangga perantau di daerah pedesaan. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 22(2), 89–104.

Fauzi, A., & Sari, N. (2022). Tantangan emosional dan psikologis perantau muda asal NTB. Jurnal Psikologi Sosial, 10(1), 67–82.

Hidayat, R., & Pratama, B. (2023). Persepsi keluarga terhadap keberadaan anggota yang merantau. Jurnal Studi Masyarakat dan Budaya, 17(2), 55–70.

Indrawati, D., & Setiawan, H. (2021). Pola komunikasi dan kualitas hubungan keluarga transnasional. Jurnal Komunikasi dan Masyarakat, 8(1), 29–42.

Kusuma, E., & Nugraha, A. (2024). Pengaruh perantauan terhadap kesejahteraan ekonomi rumah tangga. Jurnal Ekonomi Keluarga, 6(2), 18–31.

Lestari, P., & Susanto, J. (2022). Biaya sosial perantauan: Antara keuntungan materi dan kerugian emosional. Jurnal Analisis Sosial, 12(1), 78–93.

Maulana, I., & Utami, S. (2023). Teori keluarga transnasional dalam konteks masyarakat pedesaan Indonesia. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 19(2), 44–59.

Pratiwi, A., & Ramadhan, M. (2021). Tanggung jawab moral dan keputusan merantau pada budaya masyarakat Sasak. Jurnal Budaya dan Masyarakat, 25(1), 102–118.

Putri, M., & Suryani, D. (2025). Perubahan peran dan dinamika kekuasaan dalam keluarga perantau. Jurnal Gender dan Keluarga, 7(1), 36–52.

Sari, N., & Fauzi, A. (2022). Risiko dan tantangan integrasi keluarga akibat perantauan. Jurnal Masalah Sosial dan Penanganannya, 11(2), 22–35.

Susanto, J., & Utami, S. (2023). Teknologi sebagai jembatan kebersamaan: Studi kasus keluarga perantau. Jurnal Teknologi dan Kehidupan Sosial, 5(1), 41–54.

Utami, S., & Susanto, J. (2023). Makna kebersamaan bagi keluarga yang terpisah jarak. Jurnal Ilmu Keluarga Indonesia, 12(2), 66–81.

Wulandari, R., & Zulkifli, A. (2024). Pengorbanan sebagai identitas sosial perantau muda. Jurnal Penelitian Sosial, 15(1), 91–106.

Downloads

Published

2026-06-26

How to Cite

Galih Hanif Hartawan. (2026). Dinamika Hubungan Keluarga pada Rumah Tangga Perantau pada Masyarakat Lebah Sempaga Kecamatan Narmada. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(01), 16–24. https://doi.org/10.66919/sakaai.v3i01.85